Postingan

Soal Latihan Ekonomi Kreatif

Gambar
A. Pilihan Berganda 1. Ekonomi kreatif merupakan suatu konsep di era ekonomi baru yang mengandalkan....     a. Sumber daya alam     b. Sumber daya manusiab     d. Investor 2. Gagasan kreatif merupakan modal utama dalam kegiatan ekonomi kreatif, sebab...     a. Dapat memunculkan ide-ide kreatif     b. Memicu kompetisi para pelaku ekonomi     c. Semakin berkurangnya sumber daya alam     d. Pertumbuhan penduduk yang sangat besar 3. Perhatikan pernyataan berikut ini :     1) Periklanan     2) Perindustrian     3) Kerajinan     4) Desain     5) Perkebunan     6) Pertambangan     Dari pernyataan di atas, yang termasuk dalam kegiatan ekonomi kreatif ditunukkan oleh nomor...     a. 1, 2, dan 3     b. 1, 2, dan 4     c. 4, 5, dan 6     d. 1, 3, dan 4 4. Perundangan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang konsep ekonom...

Soal Latihan Perdagangan Internasional Kelas 9

  Pilihan Berganda 1. Karena keterbatasa yang dialami oleh berbagai negara dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri,            maka setiap negara melalukan...     a. Ekspansi ke negara lain     b. Perluasan daerah kekuasaan     c. Perdagangan internasional     d. Kegiatan impor 2. Salah satu faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional adalah.....      a. Adanya perbedaan kualitas sumber daya manusia.       b. Persebaran penduduk yang tidak merata      c. Adanya monopoli perdagangan      d. Terjadunya peperangan di beberapa negara 3. Perbedaan budaya juga merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya perdagangan internasiona,      Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya memanfaatkannya dengan...      a. Menjadikannya salah satu komoditi ekspor      b. Mengadakan perubahan agar mengikuti p...

SOAL LATIHAN INTERAKSI SOSIAL KELAS 7

  Pilihan Berganda 1.  Manusia disebut sebagai makhluk sosial, hal ini disebabkan oleh...     a. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup     b. Adanya naluri untuk hidup dengan orang lain     c. Agar bisa saling menguntungkan     d. Manusia berbada dengan makhluk hidup lainnya 2. dalam kegiatan sehari - hari seperti belajar, bermain dengan teman, berbelanja ke pasar, bercanda                  dengan teman dan lain -lai . Kegiata - kegiatan tersebut terjadi karena adanya...     a. Komunikasi     b. Aktivitas     c. Inteaksi sosial     d. Kegiatan 3. Agar interaksi sosial bisa terwujud, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain, yaitu...     a. Kontak dan komunikasi     b. Sarana dan prasarana     c. menggunakan fasilitasumum     d. Komunitas dan atraksi 4. Imitasi merupakan salah satu faktor terbentuk...

KOMUNITAS PRAKTISI DI SEKOLAH

Gambar
  KOMUNITAS PRAKTISI (Lokakarya 2 Guru penggerak Kab. Deli Serdang) Komunitas praktisi merupakan kumpulan orang -orang yang mempunyai kepedulian dan kemasan yang sama tentang praktik yang mereka lakukan dan ingin nmelakukannya dengan lebih baik dengan berinteraksi secara rutin. Dalam lokakarya 2 guru penggerak Kabupaten Deli Serdang ada tiga tahapan yang harus dilalui untuk membentuk komunitas praktisi yaitu dimulai dari merintis, menumbuhkan dan tahap merawat keberlanjutan. Ini merupakan hal yang menarik untuk diterapkan di sekolah. Banyaknya permasalah dalam dunia pendidikan di Indonesia memerlukan peran dari komunitas praktisi yang beranggotakan guru dan juga dukungan dari warga sekolah serta pihak - pihak yang berkepentingan.  Guru penggerak diharapkan bisa membentuk komunitas praktisi di sekolah masing - masing dengan mengidentifikasi rekan guru yang memiliki kegelisaan dan kepedulian  yang sama terhadap permasalahan yang ada di sekolah. Banyak permasalahan di sekola...

Rancangan Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya Positif

Gambar
 BUDAYA MENJAGA KEBERSIHAN DAN  MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA Oleh : CGP SAPARINAWATI 1. Pendahuluan     Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang tidak pernah selesai pada masyarakat Indonesia pada umumnya. Rendahnya kesadaran asyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dan rendahnya budaya membuang sampah pada tempatnya menyebabkan banyak permasalah yang ditimbulkannya seperti banjir, lingkungan kotor, dan yang pasti tidak sedap dipandang mata. Untuk menumbuhkan budaya bersih dan pembiasaan membuang sampah pada tempatnya harus dimulai sejak dini, dimulai dari keluarga dan juga sekolah. Memang dianggap remeh tapi sangat sulit untuk menerapkannya. Menumbuhkan budaya bersih dan peduli lingkungan membutuhkan waktu lama dan konsisten dalam melaksanakannya.  Masih banyak murid yang membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah sekalipun tong sampah disediakan diberbagai tempat. Bahkan sekalipun didekatnya ada tong sampah, banyak yang membuang sampah disemba...

Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru Penggerak

Gambar
 MELIBATKAN MURID DALAM MEMILIH METODE PEMBELAJARAN CGP : SAPARINAWATI SMP NEGERI 1 PAGAR MERBAU KAB. DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA 1. Latar Belakang Proses pembelajaran yang menyenangkan adalah dambaan setiap murid dan guru, suasana nyaman dan serta sarana dan prasarana yang memadai akan menjadikan pembelajaran di kelas menjadi penuh semangat. Mewujudkan mimpi tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak kendala dan hambatan yang dihadapi, terutama dalam hal ketersediaan sarana dan prasarana. Tetapi masalah itu bisa diatasi dengan kreatifitas guru  menjalin kolaborasi yang baik dengan murid. Hal ini terinspirasi dari pengalaman saya mengajar mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). IPS memang bukan pelajaran yang menantang ataupun bukan pelajaran pavorit, apalagi IPS tidak masuk dalam Ujian Nasional (UN). Paling bingung ketika sampai kepada materi -materi tertentu yang menuntut guru untuk bisa membuat kelas menjadi aktif. Dengan sekuat tenanga menarik...

Aksi Nyata Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak

Gambar
 Penggunaan Aplikasi Dalam Pembelajaran Daring Di SMP Negeri 1 Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Oleh : SAPARINAWATI 1. Latar Belakang Masa pendemi covid 19 membuat proses pembelajaran tidak bisa dilangsunkan secara tatap muka, untuk pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Pada awal pembelajaran daring banyak guru yang menggunakan aplikasi WhatsAp (WA) untuk mengadakan kegiatan pemebelajaran maupun berkomunikasi dengan murid. Tugas yang diberikanpun dikirim ke WA grup dan murid mengumpu lkan tugasnya dengan mengirim fotonya ke WAG (WAGrup). Pembelajaran seperti ini tidak efektif dan menghabiskan memori ponsel, yang terkadang membuat guru dan murid harus menghapus tugas yang masuk, dalam artian tidak ada dokumentasi atau portopolio pembelajaran. Hal inilah yang melatarbelakangi saya untuk memperkenalkan beberapa aplikasi yang bisa membuat pembelajaran lebih aktif dan juga tidak membuat memori ponsel penuh. Mengingat banyak guru maupun murid yang ...